Ketua KIP Sulsel Sambangi KPU Palopo, Transparansi Anggaran Jadi Perhatian

PALOPO--- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palopo kedatangan tamu istimewa. Kali ini Ketua Komisi Informasi Publik (KIP) Provinsi Sulawesi Selatan Aswar Hasan, tiba tiba hadir menyambangi Kantor KPU Palopo yang terletak di Jalan Pemuda Raya Kelurahan Takkalala Kecamatan Wara Selatan, Rabu (28/2) siang tadi.

Aswar Hasan diterima oleh tiga komisioner KPU Palopo, yakni Syamsul Alam, SE M.Si, Faisal Mustafa SH dan Faisal S.Sos, M.Si.

Kehadiran Ketua KIP Provinsi Sulsel itu dalam rangka silaturahmi sekaligus memantau kesigapan KPU dalam Pilkada Palopo khususnya dalam menyediakan akses yang luas bagi publik untuk mengetahui informasi tentang penyelenggaraan pilkada secara transparan dan akuntabel.

Syamsul Alam, Divisi Teknik Penyelenggaraan Pilkada mengatakan, KPU Palopo dalam Pilkada Palopo 2018 kali ini lebih siap dengan dukungan sarana prasarana yang lebih memadai.

"Kehadiran teknologi, dan semakin baiknya regulasi, insya Allah Pilkada Serentak khususnya di Palopo akan berjalan lebih baik, akses informasi secara cepat sudah bisa diketahui publik hanya dalam hitungan detik," kata Syamsul.

Aswar Hasan sendiri mengaku kehadirannya hanya ingin mendapat informasi secara langsung dari komisioner KPU Palopo untuk memastikan tak ada kendala bagi penyelenggara pemilu itu dalam menyajikan data faktual seputar Pilwalkot 2018 ini.

"Kita semua mendapat tugas untuk ikut menyukseskan Pilkada Serentak ini sesuai proporsi kita masing-masing, kebetulan saya di Komisi Informasi Publik, maka semua hal menyangkut informasi publik harus kita buka seluas-luasnya, agar dalam memilih calon pemimpin, rakyat mendapat gambaran yang lebih lengkap dan datanya valid, kredibel dan terpercaya," tutur Aswar.

Ia imbuhkan, kasus kisruh Pilkada Palopo 2013 lalu yang mana berujung pada pembakaran sejumlah kantor harus jadi pelajaran bagi semua pihak untuk selalu meningkatkan profesionalismenya, dan yang terpenting, publik diberi gambaran tentang tahapan Pilkada juga tentang transparansi anggaran, karena hal itu banyak dipertanyakan masyarakat," pungkasnya.(rilis)
Share on Google Plus

0 comments:

Post a Comment