Cakka Rendam Peserta Bela Negara Kedalam Kolam Berlumpur

BELOPA---Lima hari pelaksanaan bela negara ditutup oleh Bupati Luwu, H Andi Mudzakkar, jumat, (15/12) baru-baru ini. Penutupan ditandai dengan dilakukannya pembaretan kepada 75 peserta bela negara.

Sebelum penutupan, Bupati Luwu, menyempatkan mengikuti pelatihan bela negara. Bertindak sebagai instruktur pelatih, Bupati Luwu, merendam seluruh peserta.

"Rasanya tidak adil kalau hanya peserta yang turun ke kolam. Saya minta semua pelatih ikut turun, saya juga akan turun kedalam kolam, " perintah Cakka, kemarin dan langsung masuk kolam yang berada di depan Kantor Bupati Luwu.

Untuk diketahui, kolam ini kondisinya berlumpur sehingga para peserta kesulitan melaluinya dan harus menggunakan alat bantu tali untuk bisa menyeberang.

Cakka sapaan Andi Mudzakkar mengatakan,  bela negara merupakan kewajiban mutlak bagi semua warga Negara Indonesia. Pendidikan ini adalah salah satu upaya menumbuh kembangkan semangat patriotisme, cinta tanah air dan memupuk rasa nasionalisme.

"Jangan pandang enteng ini bela negara. Di negara lain,  bela negara menjadi program wajib, sama seperti Indonesia sekarang ini. Bagi ASN, boleh jadi nanti bela negara ini menjadi syarat dalam administrasi kenaikan pangkat dan jabatan. Jadi bersyukurulah kita yang sudah melalui kegiatan bela negara ini," ujar Cakka.

Kepala Kesbangpol dan Linmas, Alim Bachri, menyebutkan, bela negara di Kabupaten Luwu diikuti sebanyak 75 peserta ini. "Materinya terdiri dari 60 persen materi outdoor dan 40 persen materi indoor dengan melibatkan unsur TNI dan Polri," ujarnya.

Dari pantauan Kliknews.id, materi yang diajarkan kepada peserta diantaranya belajat baris berbaris, pengenalan alam liar dengan melakukan pendakian gunung di sekitar wilayah Kabupaten Luwu, adu ketangkasan, belajat bela diri dasar serta belajar menghadapi tantangan.

Alim Bachri, menambahkan selain tujuan yang disampaikan Bupati Luwu diatas, pelatihan bela negara juga merupakan upaya pelatihan mental dan fisik peserta yang merupakan Warga Negara Indonesia (WNI).

"Bela negara ini juga bertujuan untuk memberikan pelatihan fisik dan mental. Jika tidak tahu kapan negara akan memanggil kita untuk ikut dalam bela negara yang sesungguhnya, sebagai WNI kita harus siap dalam kondisi itu," kuncinya.(che)
Share on Google Plus

0 comments:

Post a Comment