Ini Penjelasan BPBD Soal Abrasi di Cimpu Utara

BELOPA---Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu, Mursyid Jufri, menjelaskan pada mahasiswa dan masyarakat Desa Cimpu Utara, soal abrasi sungai yang mengikis rumah warga.

Mursyid memaparkan, bencana berupa abrasi di Cimpu Utara, bisa diatasi dengan cara alur sungai yang melintasi wilayah tersebut diluruskan, sayangnya masih ada beberapa orang warga yang menolak membebaskan lahannya.

Selain itu, solusi lain yang bisa dilakukan adalah membuat beronjong penahan abrasi, namun bahan untuk membuat beronjong harus dipesan di Surabaya, Jawa Timur, butuh waktu dan proses yang lama untuk bisa sampai di Luwu.

"Beronjong tidak asal-asalan, harus pabrikasi dan dipesan tidak asal-asalan, " kata Mursyid Jufri saat menerima aspirasi masyarakat Cimpu Utara, di DPRD Luwu tadi.

Menurutnya, proyek penanggulangan bencana di desa Cimpu Utara, dijadwalkan dalam waktu dekat ini sudah mulai dikerjakan. Sehingga masyarakat diminta bersabar. Proyek tersebut memerlukan proses yang tidak asal dikerjakan. "Kalau salah, kita bisa dipenjarakan," kata Mursyid.

Diketahui, ratusan warga Desa Cimpu Utara, Kabupaten Luwu, melakukan aksi unjuk rasa di DPRD Luwu, tadi. Warga didampingi Mahasiswa asal Luwu dan Palopo. Mereka menuntut pemerintah dan DPRD, peduli dengan kondisi masyarakat di Desa Cimpu Utara. Rumah warga dan tempat ibadah terkena abrasi sungai dan belum pernah diperbaiki.(wd)
Share on Google Plus

0 comments:

Post a Comment