Bawa Badik, Seorang Pelaut Diamankan Polisi di Belopa

BELOPA---Andi Pandangai, pria yang mengaku berprofesi sebagai pelaut, harus berurusan dengan polisi. Dia diamankan karena kedapatan membawa senjata tajam jenis badik, tanpa izin dari pihak berwenang. Andi lalu digiring ke Mapolres Luwu untuk dimintai keterangan, minggu malam, (11/12).

Kepala Satuan Lalulintas Polres Luwu, IPTU Suhermanto, mengatakan, polisi melakukan operasi cipta kondisi di Jl Trans Sulawesi, melibatkan Satuan Reserse dan Satuan Sabhara, seluruh pengendara baik roda dua maupun roda empat, diberhentikan lalu diperiksa kelengkapan surat-suratnya.

"Saat digeledah anggota Reserse, ditemukan sebilah badik, sesuai undang-undang darurat nomor 12, membawa senjata tajam tanpa izin tidak dibenarkan oleh hukum," kata Suhermanto.

Sementara Andi Pandangai, mengakui badik tersebut miliknya, dia membawa badik buat jaga-jaga, saat bepergian keluar kota.

"Hanya buat jaga saja, siapa tahu terjadi apa-apa dijalan, karena saya sering keluar Kota," kata Andi Pandangai, membela diri.

Operasi cipta kondisi, rutin dilaksanakan jajaran Polres Luwu, utamanya pada malam minggu. Seluruh unit polres Luwu, seperti Reserse, Sabhara dan Intel dilibatkan.(wd)
Share on Google Plus

0 comments:

Post a Comment