Turunkan Spanduk Ramadan, Satpol PP Dipolisikan

Turunkan Spanduk Ramadan, Satpol PP Dipolisikan
Salah seorang jamaah Masjid Agung Luwu Palopo, H Syarifuddin Daud bersama H Jamal, dan puluhan jamaah lainnya saat mendatangi Mapolres Palopo, Kamis siang tadi. 
PALOPO, KLIKNEWS.ID --- Satuan Polisi Pamong Praja atau Satpol PP ke Polres Palopo, harus berurusan dengan polisi. Pasalnya, puluhan orang yang mengatasnamakan Jamaah Masjid Agung Luwu Palopo melaporkan ke Polres Palopo, Kamis, (2/6) siang.

Mereka mendatangi SPKT atau Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SKPT) Polres Palopo untuk melaporkan pencabutan spanduk ucapan selamat menyambut Bulan Suci Ramadan di Masjid Agung Luwu Palopo oleh sejumlah personil Satpol PP Kota Palopo, Kamis siang.

Selain aksi penurunan spanduk tersebut yang membuat jamaah tersinggung mereka juga keberatan karena disebutkan lima orang Satpol PP memasuki Masjid yang merupakan area suci dengan menggunakan sepatu.

Salah seorang Jamaah Masjid Agung Luwu Palopo, H Syarifuddin Daud, didampingi H Jamal, saat di Polres Palopo mengatakan, kedatangannya di Mapolres untuk mencegah hal yang tidak diinginkan pasca aksi penurunan spanduk, sehingga melaporkan kejadian tersebut di polisi.

"Ada Satpol PP datang mencabut spanduk bertuliskan Marhaban Ya Ramadhan, Selamat Menunaikan Ibadah Puasa, di spanduk itu tidak ada kata-kata provokasi," jelasnya.

Menurutnya pencabutan terjadi sekitar pukul 11.00 wita saat kondisi di Masjid lagi lengang dan jelang ibadah sholat Dhuhur.

"Kita tidak tau apa motif pencabutan spanduk tersebut, Wallahu Alam," terangnya. Jamaah berharap anggota Satpol PP yang mencabut spanduk tersebut agar memasangnya kembali. (che)

Share on Google Plus

0 comments:

Post a Comment