Pemkab Lutim Harapkan Tidak Ada Anak Putus Sekolah

Pemkab Lutim Harapkan Tidak Ada Anak Putus Sekolah
MALILI, KLIKNEWS.ID --- Pendidikan merupakan investasi masa depan karena itulah pendidikan menjadi tanggung jawab semua pihak. Pemerintah, masyarakat dan orang tua harus bersama-sama mendorong anak-anaknya agar tetap bersekolah dan melanjutkan pendidikannya.

Pernyataan ini disampaikan Staf Ahli Bupati Bidan Pembangunan, La Besse saat mewakil bupati pada acara penamatan siswa siswi Yayasan Sabilit Taqwa di Kecamatan Tomoni Timur Kabupaten Luwu Timur, Sabtu (04/06/2016).

Menurut La Besse, pemerintah harapkan tidak boleh ada anak putus sekolah. Pasalnya pemerintah telah meluncurkan berbagai program pendidikan gratis sehingga tentu tidak boleh ada alasan lagi ada anak usia sekolah yang tidak mengenyam pendidikan di Luwu Timur.

Ia melanjutkan, pendidikan itu invetasi masa depan, dan akan terasa dampaknya ditahun-tahun mendatang. Makanya, untuk tahun ini pemerintah kembali berupaya memberikan bantuan pendidikan gratis hingga ke perguruan tinggi melalui pemberian bantuan SPP bagi mahasiswa setiap semester. "Ini semua dalam rangka menigkatkan SDM Luwu Timur," katanya.

Selain pemberian bantuan pendidikan gratis, pemerintah juga akan berupaya agar pendidikan Luwu Timur tidak hanya unggul dari kuantitas, tapi harus mencapai pendidikan yang berkualitas. "Secara bertahap pemerintah akan benahi kualitas pendidikan" jelasnya.

Kepala Yayasan Sabilit Taqwa, H Muhammad Cholil mengatakan untuk tahun ini Madrasah Tsanawiyah (MTs) Sabilit Takwa menamatkan 41 Siswa, Madrasah Ibtidaiyah (MI) menamatkan 17 siswa dan taman kanak kanak (TK) menamatkan 18 siswa.

Cholil berharap selain fokus pada sekolah negeri, pemeritah daera juga diharapkan dapat mendukung operasional sekolah-sekolah swasta. "Kami harapkan dukungan pemerintah untuk pengembangan sekolah kami," harapnya. (hr/hms)
Pemkab Lutim Harapkan Tidak Ada Anak Putus Sekolah

Share on Google Plus

0 comments:

Post a Comment