Ini 16 Program Prioritas Pertanian Lutim yang Siap Direalisaikan

Ini 16 Program Prioritas Pertanian Lutim yang Siap Direalisaikan
MALILI, KLIKNEWS.ID -- Dalam rangka mendukung program untuk meningkatkan produksi ‎Pertanian, Perkebunan dan Peternakan (PPP) dan arah kebijakan pembangunan pertanian menuju Luwu Timur Terkemuka 2016-2021, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan melibatkan 7 (tujuh) Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait mencanangkan berbagai program kegiatan yang diharapkan mampu mendorong terjadinya peningkatan produksi pertanian.

Adapun program program yang akan dicapai antara lain untuk Sektor Pertanian, ‎Ketahanan Pangan dan Perkebunan yakni: Pembangunan dan Rehabilitas Jides, pengadaan Hand Traktor 1.000 unit kelompok tani, perluasan dan percetakan sawah baru.

Juga ada Penyediaan benih padi unggul gratis, menjaga ketersediaan pupuk, Rehabilitas tanaman kakao 8.000 Ha, Pembangunan lumbung pangan dan lantai jemur 15 unit, Pembangunan Rice Processing Center (RPC) dan Rice Milling Unit (RMU) 2 unit, Pembangunan pabrik pengolahan hasil pertanian, Fasilitas pembangunan industri CPO dan bantuan bibit tanaman.

Untuk Sektor Peternakan ‎yakni: Inseminasi Buatan (IB) ternak sapi 10.000 kelahiran, Pembuatan pakan ternak lokal (TTG), Penggemukan sapi 2.000 ekor dan bantuan ternak, sementara untuk sektor infrastruktur yakni pembangunan jalan tani dan jalan produksi 200 KM.

Pencanangan‎ program tersebut dibahas dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Lingkup Pertanian Tahun 2016 yang dibuka langsung oleh Bupati Luwu Timur H.M. Thoriq Husler di Aula Hotel Sikumbang, Kecamatan Tomoni, (02/06/16).

"Dalam pelaksanaan semua program diharapkan kepada masing masing stakeholder untuk menyusun ‎regulasi yang akan dijadikan pedoman dalam pelaksanaan kegiatan ditingkat lapang" kata Bupati Luwu Timur H.M. Thoriq Husler saat membuka kegiatan tersebut.

Menurutnya, Penyusunan kebijakan atau regulasi ini penting untuk menuntun kita dalam upaya pencapaian sasaran target kinerja sehingga menghasilkan suatu kegiatan/program kerja yang terukur.

Pada hakekatnya, lanjut Husler, kegiatan pembangunan pertanian ditujukan dalam rangka peningkatan produksi, perbaikan kualitas komoditi‎, harga jual yang kompetetif, akses pasar yang terbuka luas serta meningkatnya nilai tukar petani dan meningkatnya kesejahteraan masyarakat.

" Untuk mewujudkan semua program program tersebut diharapkan kerjasama antara stakeholder terkait, tidak hanya sama sama bekerja tetapi harus bekerja sama, berkoordinasi dan membangun sinergitas‎ sehingga sasaran akhir dapat tercapai dan terukur" sambungnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Luwu Timur Muharif melaporkan bahwa kegiatan ‎rakerda ini dilaksanakan selama 2 hari dari 2-3 Juni 2016 diikuti sebanyak 100 orang dengan pemateri dari Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Sulawesi Selatan H. Muh. Aras dan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sulawesi Selatan Ahmad Masyuri. (adv/ophy/hms)

Share on Google Plus

0 comments:

Post a Comment