Warga Mengadu Daerahnya Langganan Banjir, DPRD Palopo Periksa Penyebab Air Tergenang

Anggota DPRD  Palopo Bersama Kabid Cipta Karya 

Dan Warga 

saat meninjau lokasi banjir di Kelurahan Ammasangan
Penulis : Mawardi Hermawan
Editor   : Haerul

PALOPO, KLIKNEWS.ID---Komisi II bidang pembangunan DPRD Palopo meninjau rumah warga yang terkena banjir yang diduga akibat pembangunan Perumahan Griya Golden di Jalan Andi Djemma Kelurahan Ammasangan  kota Palopo. Selasa,(17/05).

Saat di lokasi Anggota DPRD Bakri Tahir dan Hamka Pasau menemukan tidak ada saluran pembuangan air yang mengarah ke kanal sehingga air merendam rumah-rumah warga. Keduanya menyarankan ke Pihak Developer Perumahan Griya Golden untuk membuat saluran berupa drainase.

Menurut Aidil warga setempat sejak adanya Perumahan Griya Golden wilayahnya menjadi langganan banjir, Sebanyak 50 rumah tergenang bila hujan datang dikarenakan bangunan perumahan lebih tinggi dari pemukiman warga. " satu jam saja hujan, air sudah menggenangi rumah kami Pak. ini karena tidak ada lagi tempat resapan air. dulu perumahan Griya golden  itu tempat resapan air, letaknya berbatasan dengan kanal. sehingga tiap hujan datang, air mengalir ke sana ''Ujar Aidil.

Aidil Subair tidak sepenuhnya menyalahkan pihak pengelola perumahan, Ia menitik beratkan permasalahan ini ke pemerintah, seharusnya sebelum mengeluarkan ijin membangun terlebih dahulu menurunkan tim menganalisa dampak yang ditimbulkan." Masalah perijinannya dulu harus diperiksa, jangan sampai tidak ada ijin prinsipnya atau ijin-ijin lainnya." Kata Aidil

Sementara Aldi Mustafa Kepala bidang Cipta Karya Dinas Tata ruang Kota Palopo mengatakan sebelum membuat drainase terlebih dahulu akan menurunkan tim untuk mengukur ketinggian air." kami akan menurunkan tim ahli mikrokontroler untuk mengukur ketinggian air." Ujarnya.

Developer Perumahan Santi Gosal mengatakan bersedia membangun drainase untuk warga tetapi dengan syarat anggaran tidak sepenuhnya dibebankan ke pihaknya. Ia meminta pemerintah supaya membantu membuat drainase bila perlu dianggarkan. Selain itu dirinya meminta ada kesepakata terhadap warga sebelum meembuat drainase." kami siap membangun drainase asalkan ada kesepakatan antara warga, jangan sampai sudah dibuatkan drainase, pemukiman warga masih tergenang. " Ujar Santi.

Sekedar diketahui hujan deras yang menerjang kota Palopo Senin malam (16/05) membuat sejumlah ruas jalan tergenang. Namun setelah hujan reda air pun perlahan ikut surut tidak terkecuali bagi pemukiman warga di jalan Mannennungan dan Andi Djemma. air tergenang sangat lama diakibatkan tidak ada resapan air. Menurut warga setempat,dahulu Perumahan Griya Golden merupakan dataran rendah tempat resapan air, setelah ada bangunan rumahnyamenjadi langganan banjir. Hal ini terjadi setiap hujan datang membuat warga setempat mengadukan permasalahan ini ke DPRD Palopo.

Share on Google Plus

0 comments:

Post a Comment