Sosialisasi, BPJS Palopo Gandeng Sapma Pemuda Pancasila

Sosialisasi, BPJS Gandeng Sapma PP Palopo
Ketua Sapma PP Palopo Bayu Purnomo, perwakikan Dinkes,
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Palopo Muhammad Ali,
Sekertaris Sapma PP Palopo.
PALOPO, KLIKNEWS.ID --- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menggelar sosialisasi mekanisme pendaftaran BPJS, sekaligus penyesuaian tarif iuran, Kamis 12 Mei 2016, di Cafe Laveechia, Kota Palopo.

Sosialisasi tersebut menggandeng Satuan Pelajar dan Mahasiswa (Sapma) Pemuda Pacasila (PP) Palopo.

Kegiatan tersebut, Sapma PP Palopo menghadirkan sejumlah perwakilan dari organisasi ekternal kampus, organisasi kedaerahan, serta beberapa OKP se Kota Palopo.

Hadir Kepala Cabang BPJS Kesehatan Palopo, dr Muhammad Ali, Wakil Wali Kota Palopo Akhmad Syarifuddin, dan Dinas Kesehatan Kota Palopo.

Wakil Wali Kota Palopo, Akhmad Syarifuddin, dalam sambutannya mengatakan, pihaknya tidak ingin lagi ada masyarakat Kota Palopo yang sakit dan tidak mendapat pelayanan medis hanya karena tidak mengetahui mekanisme pendaftaran JKN melalui BPJS Kesehatan.

"Saya juga tidak mau tau, ada penangan medis yang lambat dari rumah sakit, yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. Intinya semua harus sinergi demi mewujudkan pelayanan kesehatan terbaik untuk masyarakat Kota Palopo," tandasnya.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Palopo, dr Muhammad Ali, mengatakan, pihaknya sangat merespon dan mendukung kegiatan Sapma PP Palopo ini. Menurutnya, hal ini sebagai wujud kepedulian pemuda terhadap masyarakat.

"Kita akan selalu melakukan sosialisasi, agar masyarakat betul-betul faham mekanisme pendaftaran BPJS melalui program JKN, baik melaui media massa maupun sosialisasi langsung," ujarnya.

Bahkan, kata dia, pihaknya sementara jalan di kelurahan, dengan menggandeng Puskesmas yang ada, melakukan sosialisasi langsung ke kelompok masyarakat.

"Kita tidak berhenti di sini. Kita akan terus menerus mengajak masyarakat agar mendaftarkan diri manjadi peserta JKN. BPJS sebenarnya mengedepankan asas gotong royong," tuturnya.

Ia menuturkan, pihaknya mengharapkan seluruh pihak agar bisa sama-sama berpartisipasi mendorong kualitas pelayanan kesehatan yang baik di Kota Palopo.

Sementara pembicara yang mewakili Dinas Kesehatan Palopo mengatakan, pihaknya terus menerus berbenah memaksimalkan pelayanan ke masyarakat, baik melalui jalur BPJS atau umum.

"Persoalan stigma di masyarakat yang katanya jika menggunakan PBI BPJS kesehatan, atau antara program pemerintah dengan jalur umum, ada perbedaan pelayanan. Namun sebenenarnya sama saja atau tidak ada istilah pilih kasih. Semua berhak mendapatkan pelayanan terbaik. Persoalan ada kelas 1, 2, dan 3, hanya kamar dan klasifikasi kamar saja yang membedakan. Soal pelayanan dan obat sama saja," tandasnya.

Ketua Sapma PP Palopo, Bayu Purnomo menuturkan, diskusi ini sengaja mengajak BPJS Cabang Palopo, karena memang perosalan kesehatan adalah persoalan yang sangat vital di masyarakat. Bukan hanya sebatas sosialisasi, tetapi kegiatan ini banyak mendiskusikan soal teknis penfdaftaran sebagai peserja Jaminan Kesehatan Sasional (JKN), dan program kesehatan pemerintah yang melibatkan BPJS.

Kegiatan tersebut berlangsung santai, namun terarah dan banyak saran serta kasuistik yang ditemui peserta di lapangan yang terungkap.

Pada akhir diskusi, diberikan door prize berupa hadiah bagi tiga penanya terbaik, dan masing-masing diberi hadiah dari Sapma PP dan BPJS Kesehatan Cabang Palopo. (adv)

Share on Google Plus

0 comments:

Post a Comment