Penundaan Eksekusi Lahan Sampoddo Atas Perintah Kapolda Sulsel

Penundaan Ekseksui Lahan Sampoddo Atas Perintah Kapolda Sulsel
Muhammad Nur Bersama Empat Kuasa Hukumnya
PALOPO, KLIKNEWS.ID---Penundaan eksekusi lahan seluas 25,5 hektar di Sampoddo Kota Palopo yang diajukan pemohon eksekusi Muhammad Nur atas perintah dari Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Anton   bersama Wakapolda. Hal itu diungkapkan Kuasa hukum Muhammad Nur saat menggelar jumpa pers di Hotel Platinum  Palopo Sore tadi.

" Penundaan eksekusi atas pengarahan kapolda sulses yang diumumkan sebelum apel pagi di Mapolda sulsel."Ungkap  Rahmad Taufik SE,SH.

Ia sangat menyesalkan perintah kapolda tersebut sebab menurutnya pergeseran pasukan Brimob untuk mengamankan jalannya eksekusi atas perintah kapolda sendiri. "Kapolda yang tanda tangan kok surat perintah pergeseran pasukan, kok kenapa dia perintahkan ditunda." Ungkapnya  lagi

Lebih jauh alumni hukum unhas ini mengungkapkan hingga detik ini penetapan eksekusi masih berlaku ,belum ada pernyataan resmi dari Kapolres penyebab penundaan. Upaya yang dilakukannya saat ini meminta klarifikasi tertulis dari kapolres maupun kapolda terkait alasan penundaan eksekusi.

Dia juga mengungkapkan eksekusi sudah dua kali ditunda dengan alasan kemanusiaan, tetapi pada saat hari H juga dengan alasan yang sama yakni kemanusiaan. Oleh nya itu dia bersama pengacaranya lainnya akan meminta klarifikasi tertulis.

Sementara pengacara yang lainnya mengungkapkan hari senin mendatang akan memasukkan surat permintaan klarifikasi, apabila tidak ada balasan tertulis maka pihaknya akan melaporkan kapolda dan kapolres ke kompolnas. " satu minggu setelah kami masukkan surat, kalau tidak ada jawaban kami akan bawa ke kompolnas" tandasnya.
Share on Google Plus

0 comments:

Post a Comment