Ketagihan, Warga Minta Lagi Bantuan Andi Ichi

MALILI, KLIKNEWS.ID --- Efek PMTAS Terasa, Warga Minta Lagi ke Andi Ichi

*Terkait Bantuan Makanan Tambahan Anak Sekolah*

Sejumlah warga Desa Lakawali, Kecamatan Malili, kembali meminta kepada Anggota Komisi IX DPR RI, drg. Hj. Andi Fauziah Pujiwatie Hatta, SKG. untuk kembali membawa bantuan program Pemberian Makanan Tambahan Anak Sekolah (PMTAS) ke Luwu Timur, khususnya di Desa Lakawali Kecamatan Malili.

Bantuan itu kembali diminta karena menurut warga memberikan efek yang cukup baik terhadap peningkatan status gizi anak. Hal itu diungkapkan salah seorang warga Lakawali, pada reses dan tatap muka Anggota Komisi IX DPR RI, drg. Hj. Andi Fauziah Pujiwatie Hatta, SKG. di Desa Lakawali, Minggu, 08 Mei 2016.

Menurut Warga bantuan yang pernah dibawa Andi Ichi bersama dengan Dinas Kesehatan pada saat reses sebelumnya, sangat membantu masyarakat, khususnya anak-anak dalam perbaikan gizi tersebut. Olehnya itu, warga berharap dalam masa reses selanjutnya bantuan tersebut bisa dikucurkan lagi ke Desa Lakawali.

''Pernah Andi Ichi datang bawa bantuan PMTAS. Dan efeknya sangat terasa. Kami berharap, kalau bisa kedepan bantuan yang sama dibawa lagi kesini (Desa Lakawali),'' ujar Wati, salah seorang Ibu Rumah Tangga, Warga Desa Lakawali.
Menanggapi permintaan tersebut, Andi Ichi yang dikonfirmasi mengatakan, sangat bersyukur, jika masyarakat sudah merasakan efek bantuan yang diberikan oleh pemerintah yang dibawanya ke Desa Lakawali dan beberapa Desa pada masa reses sebelumnya.

''Alhamdulillah, kalau efeknya sudah terasa dan bermanfaat bagi penerima bantuan itu. Memang sudah ada laporan ke kami soal itu. Insha Allah, saya coba komunikasikan kembali dengan mitra kami di Kementerian Kesehatan. Semoga saja masih ada bantuan itu. Kalau masih ada saya akan bawa lagi,'' ujarnya.

Menurutnya, PMTAS adalah program sebagai upaya untuk membantu meningkatkan status gizi anak-anak Desa terpencil, dimana makanan sangat berperan dalam menunjang kelangsungan hidup maupun menunjang pencapaian tumbuh kembang secara optimal. Dengan memperhatikan kuantitas dan kualitas zat gizi diharapkan makanan yang dikonsumsi anak-anak dapat menunjang pertumbuhan dan perkembangannya.

''Anak usia Sekolah Dasar (SD) didesa-desa miskin atau tertinggal rata-rata hanya mengkonsumsi sekitar 70% dari kebutuhan energi minimal  per hari. Untuk itu dengan diberikannya bantuan pemberian makanan tambahan bagi anak, diharapkan tidak lagi ada anak-anak yang kekurangan gizi,'' tandasnya.(Yunus).
Share on Google Plus

0 comments:

Post a Comment