Anggota DPRD Palopo Diduga Interpensi Pembagian Proyek

Anggota DPRD Palopo Diduga Interpensi Pembagian Proyek
PALOPO, KLIKNEWS.ID --- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DRPD) Kota Palopo diterpa isu tak sedap. Pasalnya, sejumlah anggota DPRD Palopo diduga menginterpensi pembagian proyek di dinas-dinas, khususnya di Dinas Tata Ruang dan Cipta Karya (Distarcip) Kota Palopo.

Dari sumber terpercaya KLIKEWS.ID di internal Distarcip, menyebutkan hampir semua anggota DPRD Palopo menginterpensi pembagian proyek.

Indikasi interpensi ini dikuatkan dengan adanya kejadian Jumat 20 Mei pekan kemarin. Saat itu, sejumlah orang tak dikenal mendatangi kantor Distarcip Palopo, di Jalan Balai Kota Palopo, Jumat siang.

Kedatangan belasan orang tersebut bersama salah seorang anggota DPRD Palopo mencari Kepala Bidang Perumahan Distarcip Palopo, Ramli.

Informasi yang dihimpun, mereka langsung masuk ke ruangan  Ramli yang letaknya di lantai bawah. Namun yang bersangkutan tidak berada dalam ruangannya.

Tidak puas dengan itu, mereka naik lagi ke lantai 2 mencari Kadistacip. Namun juga tidak ketemu, karena Kadistarcip Antonius Dengen sedang mengikuti pelatihan di Makassar.

Kejadian ini dibenarkan Kabid Perumahan Ramli. Namun ia enggan banyak bercerita soal masalah apa sehingga dicari-cari orang tak dikenal.

"Betul tadi ada sekelompok orang datang disini, jumlahnya lebih 10 orang, tapi saya tidak ketemu karena saya di luar kantor." kata Ramli, saat ditemui di ruangannya, Jumat pekan kemarin.

Ramli mengakui, sebelum didatangi oknum anggota DPRD bersama sekelompok orang, dirinya sempat bertengkar dengan seseorang lewat telpon. Dia tidak tau kalau orang tersebut akan datang ke kantornya. Namun saat didatangi Ramli tidak berada di ruangannya.

"Tadi memang ada yang marah-marah lewat telpon, tapi saya tidak kenal orangnya," kata Ramli, lagi.

Saat diminta untuk membeberkan nama anggota DPRD Palopo tersebut, Ramli tidak mau menyebutnya, bahkan untuk menyebut inisial pun dia enggan. Namun yang pastinya anggota dewan tersebut seorang laki-laki.

Informasi yang dihimpun KLIKNEWS.ID kejadiannya berlangsung  sekitar pukul 13.30 Wita usai salat Jumat. Sekelompok preman yang dipimpin oleh oknum anggota DPRD ditengarai tidak puas dengan sedikitnya pekerjaan proyek yang dia dapatkan dari Ditarcip.

Ia mencari Ramli di ruanganya lantaran Ramli tidak memberikan pekerjaan sesuai permintaan oknum anggota dewan tersebut. (Mawardi)

Share on Google Plus

0 comments:

Post a Comment