Soal Bayar Rp150 Ribu, Ini Kata Wawali Palopo dan Kepala BKD

Soal Bayar Rp150 Ribu, Ini Kata Wawali Palopo dan Kepala BKD
Wakil Walikota Palopo Akmad Syarifuddin  (kiri)
Kepala BKD Palopo Muchtar Basir (kanan) 
PALOPO, KLIKNEWS.ID --- Terkait biaya tes urine sebesar Rp150 ribu yang dibayar oleh 430 CPNS Kota Palopo, Kepala BKD Kota Palopo, H Muchtar Basir, mengaku tidak mengetahui hal tersebut.

Namun demikian, mantan Kepala Bappeda Kota Palopo ini mengaku itu mungkin saja jika BNN menerapkannya karena itu adalah kewenangan mereka.


"Itu kewenangan BNN karena mereka yang lakukan tes urine, jelasnya kami tidak pernah memerintahkan pembayaran untuk tes urine, jadi silahkan dicek uangnya dikemanakan dan siapa yang terima," ujar Kepala BKD.




Lebih jauh disampaikan bahwa, tes urine khusus CPNS ini, BKD Palopo tidak melakukan penganggaran, jadi dalam pengambilan keterangan berbadan sehat CPNS disilahkan ditempat mana saja yang mereka inginkan.

Terkait hasil res urine CPNS nantinya, BKD menjamin bahwa mereka yang dinyatakan positif narkoba akan dibatalkan penerbitan SK 100 persen mereka. "PNS saja jika terbukti narkiba bisa saja terancam dipecat apalagi jika mereka CPNS," tegasnya.


Sementara itu, Wakil Wali Kota Palopo, Dr Akhmad Syarifuddin Daud, menyayangkan adanya pembayaran tes urine kepada CPNS. "Harusnya Pemkot anggarkan atau BNN, jelasnya kami sangat menyayangkannya," kunci Wawal. (tri)
Share on Google Plus

1 comments: