Ditetapkan Tersangka, Kepala BKD Luwu Langsung Ditahan

Kepala BKD Luwu Andi Syaifullah Ditetapkan Tersangka Dan Langsung Ditahan
Kajari Belopa Zet Tadung Allo Bersama Bupati Luwu
Andi Mudzakkar. (ft:net)
BELOPA, KLIKNEWS.ID – Kejaksaan Negeri belopa menetapkan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Luwu Andi Syaifullah sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi, Kamis, (21/04).

Ia diduga kuat memungut biaya kepada peserta prajabatan CPNS kategori dua (K2) pada tahun 2015. 

Informasi yang dihimpun Kliknews.id Andi Syaifullah dieksekusi sekira pukul 14:00 Wita siang tadi. Ia langsung di bawa ke Makassar untuk menjalani penahanan di Lapas Gunung Sari sesuai nomor Sprintdik, Printer – 01/R.4.13.7.2/FD.1/04/2016 tanggal 1.04.2016, sebagai tahanan titipan Kejari Belopa 

Sebelumnya penyidik kejaksaan telah memeriksa Andi Syaifulah serta menyita uang senilai Rp170.2 juta di Kantor BKD luwu. Uang tersebut diduga hasil pungutan liar. 

Kejaksaan belopa bergerak cepat, tidak membiarkan kasus tersebut lama bergulir, hanya kurang lebih tiga pekan saja melakukan penyelidikan sudah menetapkan seorang tersangka.

Para peserta pelatihan Diklat Prajabatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sebanyak 923 Orang. Dugaan kuat mereka disuruh oleh oknum pegawai BKD membayar dengan alasan untuk keperluan pembelian perlengkapan dan kebersihan.(Tri).


Share on Google Plus

0 comments:

Post a Comment